Majalah Manajemen Edisi MEI 2019

Rp75.000,00

Majalah Manajemen Edisi Mei 2019

Sudah lebih dari satu dasawarsa, para profesional SDM berupaya memperkuat kontribusinya bagi kemajuan bisnis organisasi. Upaya ini telah melahirkan konsep human capital, di mana fungsi SDM beralih darisekadar mengelola pekerjaan administratif dengan mengambil peran strategis.
Fungsi SDM menjadi bagian upaya pencapaian sasaran jangka pendek maupun jangka panjang perusahaan.

Tentu, ada konsekuensi dengan perubahan konsep baru ini. Para profesional SDM harus bisa membuktikan kontribusinya terhadap pencapaian sasaran organisasi secara terukur. Sebagai contoh, bagaimana profesional SDM membuktikan program pelatihan karyawan yang dilaksanakannya berpengaruh pada peningkatan kinerja karyawan? Selanjutnya, seberapa besar peningkatan kinerja karyawan berpengaruh terhadap kinerja bisnis? Beruntunglah era digital melahirkan teknologi big data. Big data, melalui people analytics, dapat membantu para profesional SDM membuktikan kontribusi nyata bagi pencapaian sasaran organisasi.

People analytics juga sangat membantu kegiatan operasional fungsi SDM dalam manajemen kinerja, talent management, pengembangan, dan engagement. Dalam perekrutan, misalnya, people analytics dapat membantu mendapatkan kandidat yang tepat. Dalam manajemen kinerja, people analytics dapat membantu melakukan penilaian yang lebih objektif, akurat, dan valid (manajemen kinerja selama ini selalu dicurigai dipengaruhi oleh unsur “suka” dan “tidak suka”). Anda bisa memperoleh pemahaman mengenai people analytics dan pemanfaatannya pada rubrik Fokus Utama edisi kali ini. Anda juga bisa mempelajari cara penerapan people analytics dalam artikel “People Analytics untuk Profesional SDM”. Untuk melengkapinya, kami sajikan pula contoh penerapan people analytics di jaringan perusahaan restoran cepat saji.

8 in stock

Category: