E-MAGAZINE MANAJEMEN ED DESEMBER 2021

Rp100.000,00

Meneropong Praktik Manajemen 2022

Hampir semua orang meramalkan dan berharap tahun 2022 pandemi usai, dan kita memasuki normal baru yang sudah dua tahun diimpi-impikan. Kata “baru”

yang diidam-idamkan itu mengacu pada sesuatu yang berbeda dengan sebelum pandemi.

Perubahan paling nyata yang kita rasakan adalah gaya hidup yang mengedepankan kesehatan: menjaga kebersihan, makanan bergizi, olahraga teratur,

dan mengenakan masker di tempat umum. Perubahan kedua yang sangat signifikan dalam kehidupan kita adalah pemanfaatan teknologi digital:

komunikasi virtual, bekerja dari jarak jauh, kegiatan secara virtual, dan belanja e-commerce.

Dua komponen normal baru tersebut bepengaruh besar pada praktik manajemen dan industri pada 2022 dan selanjutnya. Majalah Manajemen berhasil

‘merekam’ kebaruan yang akan hadir melalui edisi akhir tahun ini. Selain tulisan dari kalangan akademisi yang sangat segar, kami juga berhasil mewawancarai

para praktisi manajemen dan industri yang hasilnya agak mengejutkan.

Gambaran manajemen keuangan di 2022 ditulis oleh Aries Heru Prasetyo dalam “Tahun 2022 tahunnya konsolidasi”. Di 2022, perusahaan perlu

mengkonsolidasikan keuangan strategisnya yang mungkin sebelumnya agak morat-marit akibat pandemi. Terkait dengan manajemen keuangan,

M. Akhsanur Rofi mengulas nasib aset kripto di 2022. Jangan-jangan Anda sedang berpikir untuk investasi di kripto.

Di manajemen SDM, ada dua perubahan yang mesti diantisipasi praktisi, yaitu berkembangnya gig worker dan isu hubungan industrial.

Gig worker merupakan kaum profesional yang memilih bekerja sebagai freelancer. Bagaimana mengelola mereka?

Manajemen mewawancarai Indrijati Rahayoe, Ketua Bidang Kerja Sama Strategis Perhimpunan Manajemen Sumberdaya Manusia (PMSM)

untuk mendapatkan wawasan mengenai gig worker.

Isu panas berikutnya adalah hubungan industrial yang memanas akibat pemberlakuan Undang-Undang Cipta Kerja yang kemudian

dinyatakan inkonstitusional bersyarat. Untuk mendapat wawasan praktik hubungan industrial, Manajemen mewancarai Hariyadi Sukamdani, Ketua Umum Apindo.

Need Help? Chat with us