E-MAGAZINE MANAJEMEN ED DESEMBER 2020

Rp100.000,00

ADAPTIF DI TENGAH KETIDAKMENENTUAN

Bagi banyak perusahaan, tahun 2020 adalah ujian daya tahan yang sesungguhnya. Pandemi Covid-19 yang memaksa orang untuk menjaga jarak fisik, seketika menghentikan semua aktivitas

kehidupan, termasuk kegiatan bisnis. Toko-toko ritel fisik (brick and mortar) tutup. Restoran-restoran tidak buka. Kelas-kelas pelatihan tatap muka berhenti total. Hotel-hotel kosong pengunjung. Pabrik-pabrik menata ulang proses produksinya. Perusahaan supply chain mengatur kembali pola kerjanya.

Dalam pada masa awal pandemi, semua perusahaan shock. Oleh karena transaksi bisnis terhenti maka aliran pendapatan mampet. Setelah itu, beberapa industri, seperti ritel tradisional, tidak berkutik. Beberapa yang lain menggeliat dengan menemukan cara kerja baru. Bahkan beberapa industri bertumbuh di tengah krisis Covid-19 ini, seperti industri logistik/ supply chain, makanan dan minuman, serta obat-obatan.

Menutup tahun 2020, kami menghadirkan teknik bertahan dan tumbuh di tengah pandemi Covid-19 yang kami rangkum dari pengalaman praktisi dan akademisi. Kami menghadirkan potret industri makanan dan minuman melewati tahun 2020 dan menghadapi masa depan. Kami juga menyajikan wawancara dengan Harun Pramono, Managing Director PT Ultra Sakti, perusahaan yang memproduksi aroma terapi dan minyak kayu putih. Dari akademisi, kami menghadirkan tulisan Alain Widjanarka mengenai pengembangan early warning system (EWS), semacam dashboard untuk memantau kondisi kesehatan perusahaan, terutama di masa krisis semacam ini.

Need Help? Chat with us