Saat Ini Adalah Masa Depan

Saat Ini Adalah Masa Depan

Masa depan dibentuk hari ini. Setidaknya begitulah cara berpikir para futurolog. Segala kecenderungan dan gejala yang tampak dan tidak tampak sekarang menjadi penentu masa depan. Dalam kehidupan bisnis, tampaknya teknologi menjadi poros pengaruh tersebut. Lihat saja ide Industri 4.0 dan Masyarakat 5.0. Kita juga sering mendengar ramalan bahwa kita akan hidup dalam metaverse.

Pertanyaannya adalah bagaimana kita bisa sukses di masa-masa tersebut? Kuncinya adalah persiapan. Dalam persiapan tersebut, aspek yang sangat penting adalah pembelajaran dan pengembangan SDM. Organisasi dan perusahaan yang memiliki orang dengan pola pikir, kompetensi, dan kapabilitas yang tepat akan sukses.

Saat Ini Adalah Masa Depan
Daftar Isi Edisi MEI – JUNI 2022

Itulah sebabnya Manajemen kali ini hadir dengan tema pembelajaran untuk masa depan. Pengembangan karyawan seperti apa yang tepat untuk menyongsong masa depan? Dalam Rubrik Fokus Utama, kami menghadirkan gagasan Achmad Fahrozi bahwa pembelajaran untuk masa depan harus mempertimbangkan karakter pembelajar yang didominasi oleh generasi milenial dan Z, pemanfaatan teknologi, meningkatkan peran pengajar, dan menciptakan talenta global.

Selain itu, dalam rubrik Fokus Utama, Anda juga bisa menikmati gagasan Wahyu T. Setyobudi tentang bagaimana lembaga pendidikan manajemen bertransfor­masi menuju masa depan. Terdapat empat pola pikir bagi pengelola pendidikan manajemen agar sukses memasuki masa depan, yaitu pola pikir subjek belajar, pembelajaran modular, peran pendidik, dan digital yang manusiawi.

Bagaimana contoh penerapan pembelajaran dan pengembangan untuk masa depan di organisasi? Kami menghadirkan empat praktik dari perusahaan besar, dua multinasional dan dua nasional. Pada perusahaan multinasional kami memberikan contoh praktik pembelajaran di Google (perusahaan teknologi) dan General Electric (perusahaan hardware yang beralih ke software).

Di dalam negeri, kami menghadirkan Peruri yang beralih dari bisnis manufaktur ke bisnis jasa digital (dalam Rubrik Wawancara) dan Pelindo yang juga sedang beralih menuju perusahaan digital dengan mengembangkan pelabuhan pintar (smart port).

Kami juga hadir dengan membawa gagasan segar mengenai bagaimana pemimpin belajar dari pengalamannya pada rubrik Ruang Direksi, dan menyajikan gagasan Arie De Geus cara mengantisipasi gejolak dan krisis di masa depan.

Selamat membaca dan semoga bermanfaat. Salam pembelajar.

Please Login to Comment.

Need Help? Chat with us