Mengapa Anda Harus Banyak Melakukan Hobi?

Mengapa Anda Harus Banyak Melakukan Hobi?

Banyak orang yang melihat hobi sebagai aktivitas terpisah dari bekerja. Beberapa orang dapat memadukan antara hobi dengan karier. Biasanya mereka sukses. Namun jumlahya tidak banyak. Suatu kemewahan apabila Anda dapat bekerja atau mengembangkan karier yang selaras dengan hobi. Umumnya orang berpandangan bahwa karier untuk mencari uang, hobi untuk mencari kesenangan. Kalau keduanya dapat dipadukan, Anda bisa mencari uang secara menyenangkan.

Meskipun demikian, hobi apa pun yang ditekuni dapat mendukung perkembangan karier secara langsung maupun tidak langsung. Berikut ini adalah manfaat Anda menekuni hobi untuk pengembangan karier.

Hobi, meningkatkan kreativitas kerja

Dalam pekerjaan, kita selalu dihadapkan dengan berbagai tantangan yang harus diselesaikan. Ilmu pengetahuan dan pengalaman kerja, selalu menyediakan ‘resep khusus’ yang kaku yang harus diikuti. Namun, bagaimana kalau semua pengetahuan, ilmu, pengalaman tidak bisa menyelesaikan masalah? Bagaimana kalau semua jalan menjadi buntu?

Anda, yang memiliki hobi kreatif, akan menemukan jalan keluar. Apakah Anda seorang musisi, artis, penulis, atau juru masak, sering mulai dengan kanvas kosong di pikiran Anda. Anda hanya berpikir: Apa yang akan saya buat? Cara berpikir semacam ini akan sangat membantu Anda menghadapi tantangan apa pun dalam pekerjaan.

Hobi kreatif membiasakan Anda bekerja tidak hanya menggunakan pikiran rasional, tetapi juga perasaan. Ahli neuroscience menegaskan bahwa aspek kognisi (rasionalitas) dan afeksi (perasaan) bekerja menggunakan bagian otak yang berbeda. Penggunaan dua bagian otak ini akan membantu memecahkan masalah dengan cara kreatif, dengan tetap masuk akal.

Hobi, memberi perspektif baru

Salah satu keistimewaan pekerjaan kreatif adalah berpikir menggunakan mata, telinga, peraba, dan perasaan orang lain. Seorang novelis, misalnya, selalu berpikir untuk membawa pembacanya ke dalam suasana dalam cerita. Seorang chef, pasti akan menempatkan dirinya pada lidah konsumennya. Seorang musisi, dalam menggubah lagu akan menempatkan dirinya pada telinga pendengarnya. Demikian pula seorang desainer grafis, akan membuat karya dengan menempatkan dirinya pada mata pemirsanya.

Berpikir dengan perspektif yang berbeda, akan membantu kita untuk dapat bekerja secara efektif, menyelelesaikan berbagai tantangan yang semula tampak tidak bisa diatasi,

Hobi, meningkatkan rasa percaya diri

Hobi kreatif memberi keyakinan bahwa semua masalah ada solusinya. Berbeda dengan rumus-rumus dan resep-resep kaku, hobi meletakkan cara berpikir “ada banyak jalan menuju Roma”.  Cara bekerjanya seperti ini. Ketika rasionalitas buntu, hobi mengajarkan “coba dulu saja”. Dengan mencoba, kita menemukan perspektif baru dan menemukan kemungkinan solusi. Kemungkinan jalan keluar inilah yang menumbuhkan rasa percaya diri. Rasa percaya diri akan membawa semangat untuk menghadapi berbagai tantangan berikutnya.

Kalau Anda ingin sukses, berikan lebih banyak waktu untuk melakukan hobi. Hobi apa pun, tidaklah sekadar membuat Anda lepas dari tekanan kerja. Hobi juga meletakkan mental untuk bekerja secara lebih kreatif dan produktif.

Catatan: Tulisan ini diinspirasi dari karya Gaetono Dinardi, “Why You Should Work Less and Spend More Time in Hoby” yang dimuat dalam Harvard Business Review Special Issue, Winter 2020. 
Foto oleh Artem ANTONI SHKRABA dari Pexels

Please Login to Comment.

Need Help? Chat with us