Strategi Ekosistem

Strategi Ekosistem

Kalau bicara kejatuhan Nokia dan kebangkitan Samsung atau Iphone, orang selalu mengacu pada sistem operasi di smartphone. Nokia ambruk gara-gara ngotot menggunakan Symbian, sementara Samsung berjaya karena memilih Android dan Iphone makmur karena menggunakan IoS.

Namun pertanyaannya adalah mengapa Symbian mati, sedangkan Android dan IoS hidup. Dalam artikelnya “In The System Economy, What is Your Strategy?” (dalam Manajemen edisi ini diadaptasi menjadi “Membangun Strategi dalam Ekosistem Eko­nomi”) Michael G. Jacobides menyebutkan karena Symbian mengabaikan kepentingan para pengembang aplikasi yang akan bergabung dalam sistem tersebut. Sementara itu, Android dan IoS dirancang untuk terbuka bagi banyak aplikasi luar untuk bergabung dalam melayani kebutuhan pelanggan. Bedanya, persyaratan untuk bergabung ke da­lam sistem operasi Android lebih longgar dibanding ke dalam sistem operasi Iphone.

Strategi Ekosistem
Daftar Isi Edisi Maret 2021

Saat ini perusahaan merancang pertumbuhannya tidak lagi berdasarkan lanskap persaingan industri, tetapi ekosistem. Di sejumlah sektor, perusahaan dan bahkan industri tidak lagi menjadi unit analisis strategis yang utama lagi. Kita harus fokus pada persaingan antarekosistem yang dirancang dengan kemampuan digital yang menjangkau batas-batas industri tradisional dan menawarkan bundel jasa-produk yang kompleks dan fleksibel.

Ekosistem adalah jaringan yang diatur yang mencakup banyak sektor. Perusahaan yang masuk dalam jaringan tadi bekerja dengan standar bersama, terkadang pada platform bersama, untuk membuat produk dan layanan mereka kompatibel. Dan, mereka mem­buat tautan di antara mereka sendiri yang membuat ‘orang luar’ sulit untuk masuk.

Manajemen edisi kali ini mengajak pembaca untuk membangun strategi perusahaan berdasarkan perspektif ekosistem. Rubrik Fokus Utama kami mengupas pengertian, ciri-ciri, dan bagaimana membangun serta berkiprah di dalamnya. Kami menyajikan beberapa contoh ekosistem bisnis dalam rubrik fokus seperti sistem logistik nasional dan e-commerce.

Pada rubrik Wawancara kami menghadirkan Bambang Esti Marsono, Direktur Utama Brantas Abipraya. Beliau berkisah pada kita strategi pengembangan bisnis perusahaan jasa konstruksi. Dengan berbekal kompetensi di konstruksi sumber daya air (SDA), perusahaan ini berkembang ke bisnis energi, jalan tol, dan bahkan properti. Seperti pada edisi sebelumnya, pada edisi kali ini pembaca masih dapat menikmati rubrik-rubrik tetap lain yang tentu memberi manfaat dalam menjalankan tugas sehari-hari.

Salam sehat dan sukses selalu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Need Help? Chat with us