Menyongsong Peran Kecerdasan Buatan

Istilah artificial intelligence (AI) kini menjadi buah bibir banyak kalangan. Perdebatan terjadi pada aspek manfaat dan mudharatnya. Dari segi manfaat, AI sangat membantu manusia dalam berpikir, mengolah informasi menjadi keputusan dan tindakan yang tepat. AI mampu mengumpulkan dan mengolah informasi dalam jumlah sangat besar, dengan kompleksitas tinggi dan dalam waktu yang cepat. Suatu kemampuan yang tidak dimiliki oleh manusia rata-rata.

Dari segi kerugiannya, banyak kalangan mengkhawatirkan dampak sosial ekonomi apabila mesin ini mengambil alih pekerjaan manusia. Di Indonesia sendiri kegelisahan dari potensi pengangguran besar-besaran akibat penerapan Industri 4.0 masih berlangsung hingga saat ini.

Daftar Isi 1

Daftar Isi 2

Sebagai kelanjutan dari topik bulan Februari mengenai big data, majalah Manajemen edisi Maret 2019 menghadirkan topik artificial intelligence dalam bisnis. Tujuannya adalah agar pembaca mendapatkan gambaran mengenai kaitan antara AI dan big data. Oleh karena itu, dalam rubrik fokus utama kami hadirkan tulisan Aries Heru Prasetyo berjudul “Big Data, Data Mining, dan Artificial Intelligence” yang dilengkapi dengan artikel lain “Menggabungkan Manusia dengan AI”. Agar pembaca memperoleh gambaran implementasinya, kami hadirkan pula tulisan implementasi AI di Amazon dan beberapa perusahaan lain.

Rubrik etika kami hadirkan dengan format yang berbeda dari biasanya. Biasanya kami sajikan isu dan respons dari praktisi manajemen. Kali ini kami sajikan dalam bentuk artikel untuk menjawab tantangan etika artificial intelligence. Demikian pula dengan rubrik model bisnis, Sukono Soebekti menyajikan tulisan model bisnis AI. Dengan isi rubrik yang terintegrasi, diharapkan pembaca memperoleh gambaran mengenai AI dan implementasinya di industri.

Bagi Anda yang penasaran dengan nasib PT Pos Indonesia, dalam rubrik wawancara kami ajak pembaca untuk menemui Gilarsi W. Setijono, Direktur Utama perusahaan tersebut yang akan membeberkan arah ke depan perjalanan PT Pos Indonesia. Pada rubrik dewan, kami hadirkan gagasan Andi Ilham Said mengenai cara memimpin holding perusahaan.

Selamat membaca, semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *